Sunday, November 17, 2013

Aku Mohon


Akhir-akhir ini memang hampir gak pernah nyentuh dunia maya. Mungkin cuma sekali dua kali buat ngirim tugas kuliah. Jadinya cuma sempet BW lewat HP.

Akhir-akhir ini hidup saya benar-benar up and down. Saya mengalami banyak fase yang tidak bisa dibilang mudah. Dan alhamdulilllah, ada gunanya ilmu dari buku fiqih prioritas yang belum saya selesaikan.

Akhir-akhir ini juga saya merasakan bagaimana hidup ini berputar. Kepercayaan saya diuji. Dan semoga saja Allah sealu menjadi peraduan atas segalanya.

Akhir-akhir ini saya belajar, bagaimana manusia dengan segala fikirannya akan selalu menuntut. Meminta ini dan itu.

Akhir-akhir ini saya belajar. Sebenar apapun yang telah kita lakukan, orang akan selalu ada yang menyalahkan. Sesalah apapun yang kita lakukan, orang akan selalu ada yang membenarkan.

Dan akhirnya saya memilih mengingat salah satu pesan

Akan capek kalau kamu nyari bagaimana benar dimata manusia. Entah apapun yang kamu lakukan, pikirkan bagaimana ini dihadapan Allah, bukan dihadapan manusia

Ya Rabb, semoga saja semua perbuatan, tujuan, dan langkah ini memang hanya karena-Mu.

Friday, September 06, 2013

Aku Lupa untuk Bersyukur

Menurut hasil tes kepribadian, aku memang bukan termasuk orang yang melankolis. Cenderung sanguinis-koleris. Tapi bukan berarti, sisi melankolisku sama sekali tak ada. Contohnya saja, hari ini. Ada hal kecil yang terjadi, yang membuat sisi melankolisku keluar. Memang saat seperti ini jarang terjadi. Tapi jika ini terjadi seperti tadi, maka, nothing I can do. Mood bisa berubah 180 derajat. Sekeras apapun, wanita tetap wanita, ada kalanya urusan hati mengalahkan segalanya.

Sebenarnya kejadiannya biasa saja. Ketika terlibat pembicaraan dengan beberapa sahabat. Salah satu teman mengutarakan bahwa dia ingin menyudahi amanahnya di salah satu organisasi karena urusan kuliah. Untuk mahasiswa semester akhir sepertiku, kuliah memang menjadi hal yang begitu sensitif, aku akui itu.



Di sinilah sisi melankolisku muncul. Ah, kenapa aku tak mampu melakukan hal ini pada hidupku? Aku juga ingin memperjuangkan impian-impianku. Aku ingin fokus kuliah, aku ingin memenangkan lomba, aku ingin lebih cemerlang lagi dalam akademis, aku ingin lulu 3,5 tahun dan semua impian-impian lain. Semua hal yang selama ini aku nomorsekiankan. Semua hal yang bisa aku capai kalau aku serius dan fokus pada hal ini saja, tanpa peduli yang lain.

Tapi malam ini, aku mencoba berfikir. Memikirkan tentang hal yang membuat hampir setengah hariku tadi menjadi kelabu. Dan ternyataa.. ah, aku lupa untuk bersyukur. Dulu semenjak mengenal kehidupan kuliah, aku memang tidak mengambil komitmen untuk fokus di kuliah saja. Karena aku tahu, bidang ini memang bukan keinginan utamaku. Tapi aku janji untuk melakukan yang terbaik yang aku mampu dan tetap berusaha mengambil apapun pelajaran yang aku bisa ambil dalam perjalanannya. Alhamdulillah, Bapak memberiku banyak ruang dan kebebasan untuk belajar. Bapak ingin aku belajar dari hidupku, bukan sekedar dari bangku kuliah. Dan beginilah akhirnya, meskipun secara akademik aku tidak begitu cemerlang, tapi semoga saja tak masalah, I am enjoying every second in my life.

Aku benar-benar lupa untuk bersyukur. Dari semua amanah yang aku jalani di kampus putih biru ini, aku telah belajar banyak hal. Aku belajar mendewasakan diri dengan semua masalah yang terjadi, aku belajar untuk mengambil keputusan, aku belajar untuk tidak menjadi daddy's little girl, aku belajar untuk mendisiplinkan diriku. Ya, alhamdulillah aku mampu untuk menjadikan uzi seperti sekarang ini :)

Aku benar-benar lupa untuk bersyukur. Dari semua kesibukan diluar bangku kuliah ini, aku mengenal banyak orang. Aku mengenal adik-adik KAMMI Edu yang selalu menjadi sumber semangatku, mereka yang kapanpun siap untuk kupeluk tanpa aku khawatirkan akan ikut merasakan kegelisahan dan kesedihanku. Aku mengenal kawan-kawan KAMMI, kawan seperjuangan yang siap menjadi tempatku untuk pulang. Aku mengenal kawan-kawan DPM, yang selau menjadi moodbuster, dan merekalah yang membuatku memahami bagaimana arti perjuangan, pengorbanan dan profesionalitas Aku mengenal kawan-kawan melingkar, sumber inspirasi dan kekuatan setiap minggunya, membuatku untuk tetap kuat dan bertahan dalam berjuang. Ah, dan masih banyak lagi, kawan-kawan BEM, IMAKA, warga sekitar, dan semua orang yang telah hadir di bangku kuliah kehidupanku :') 

KAMMI


kampanye dialogis DPM

my lovely one :)

Dan tak lupa, tentu saja kawan-kawanku SI-34-01 dan keempat sahabat baikku. Mereka yang membuat bangku kuliah tak pernah terasa membosankan :)

SI-34-01

Alhamdulillah, semua amanah ini tetap dapat aku jalani. Jangankan terfikir untuk mundur, aku saja merasa belum mampu memberikan kontribusi setelah amanah-amanah ini membuatku tumbuh menjadi dewasa seperti ini. Ya, aku harus memberikan yang terbaik, setidaknya untuk berterimakasih kepada amanah-amanah yang telah menjadikan uzi yang dulu menjadi uzi yang sekarang.

Mungkin, ada baiknya kita berfikir ulang ketika harus mundur dari suatu amanah. Jangan sampai itu hanya menjadi ego saja. Lihat bagaimana hidup mengajarkan kita untuk belajar dari sesuatu yang kita dapatkan, bukan sesuatu yang kita inginkan.

Bandung, 7-9-13
00.45

Monday, July 22, 2013

Sentilan Pagi

Sudah berkali-kali bilang ke diri sendiri biar rajin lagi nulis di blog. Tapi kenyataannya, masuk kuping kanan keluar kuping kiri, lewat gitu aja. Bahkan tulisan-tulisan yang sudah beres dan siap kirim pun terpaksa harus aku biarkan terlantar di toshio, laptopku tersayang.

Jadi yang membuat aku tiba-tiba pengen ngepost sekarang adalah karena di hari senin yang mendung ini, pas lagi kerja praktek, trus iseng-iseng buka tumblr, liat di dashboard ada kata-kata yang berhasil membuat aku kesentil. It such a great note to my self in this morning.

Ini langsung aja aku screenshot dari tumblrku.

Yang pertama,


Tentang rasa syukur. Seringkali dan berkali-kali aku lupa untuk sekedar mengucapkan Terimakasih kepada Allah yang telah menganugrahkan hidup yang begitu indah ini. Padahal dalam seharinya aku merasakan begitu banyak nikmat. Apalagi akhir-akhir ini. Seabrek urusan DPM, kerjaan di tempat KP yang dikerjar deadline, kerjaan kosan (nyuci, bersih-bersih,dll), dan seabrek kegiatan lain yang begitu menguras waktu. Rasa-rasanya aku lupa bahwa dibalik itu semua Allah memberikanku tenaga ekstra, sehingga masih bisa menjalani hari-hari untuk beraktivitas dalam keadaan sehat wal afiat.
Alhamdulillah, ternyata dengan cara-Nya yang begitu sederhana, Allah mengingatkanku. Agar aku mengingatkan diriku untuk lebih bersyukur.

Yang kedua, 

It happens so many times in my life. Ketemu orang dengan sifat macem-macem. Ada yang cocok, ada yang enggak. Wajar sih, karena setiap orang punya style masing-masing untuk menjalani hidupnya. Kadang jengkel juga kalo harus ketemu dengan orang yang memiliki style berbeda dari kita, dalam artian orang yang sifatnya gak kita suka, Yang akhirnya bikin dongkol, mangkel dan segala sifat jelek lainnya yang bikin cepet tua *eh*. Tapi as time goes by, kita jadi sadar, orang-orang itulah yang membuat kita tumbuh dewasa karena berhadapan dengan masalah-masalah yang muncul selama bergahol dengan orang tersebut. 

Aku rasa, setiap orang pernah mengalami ini. Pernah harus berhadapan dengan orang yang gak kita suka. Tapi jangan cepat mengeluh, Lihatlah, pada akhirnya kita akan bersyukur pernah mengenal orang-orang itu. Karena berkat mereka, kita bisa membuktikan bahwa kita mampu survive menjalani hidup yang lenuh liku-liku ini.

Oke, cukup sampai disini. Kerjaan KP sudah menunggu untuk diselesaikan. Mohon doanya ya, biar KP aku berjalan dengan lancar dan selamat. Amiiiiiin :))

Oiya, selamat berpuasa yaaa :) Semoga Bulan Ramadhan ini memberikan berkah bagi kita semua.



Tuesday, June 11, 2013

Long Time No See You My Blog :')

Ah, akhirnyaaaa berkunjung ke blog saya tercintaaa, *fuufuufuu* *sambil tiup-tiup debu*
Gak tau kenapa sekarang ini blog jadi gak terawat gini, sedih sendiri kalo inget. Mana sekarang maksain nulis tapi besok pagi jam 07.30 ada UAS, bahan UAS besok pun belom beres saya baca *tuh kan, banyak alesan* hahaha apa boleh buat, sekarang menyapa blog ini dulu aja yaaaaa :)

Mau pasang foto ota sama masaul ah. Ota is growing so fast, really fast. Udah mau samaan aja tingginya sama masaul. Dan aku pun jauh tertinggal T.T *pukpuk*


Dan besok ujian terakhir, mata kuliah Tata Kelola dan Manajemen Teknologi Informasi. Dewi fortuna, berpihaklah kepadaku :))

Wednesday, April 10, 2013

Tentang OTA

Kemaren sore, selesai KAMMI Edu (TPA yang aku ajar selama ini), kaget liat hp udah ada 7 missed call dari ibu. Ada hal penting apa kok ibu sampe telvon banyak banget. Trus aku langsung sms ibu, sesaat kemudian ibu telvon lagi.

Aku : "Assalamualaikum. Kenapa bu kok telvon ?"
Ibu : "Waaaikumsalam, Kamu kok ditelvon susah banget sih ?"
A : "Iya, tadi lagi ngajarin anak-anak, hp getar jadi gak kerasa. Ini aku masih di masjid. Ada apa ?"
I : "Ini ibu pergi sama bapak, Ota dirumah sendiri. Dia ada PR gak bisa ngerjain, katanya mau telvon kamu sama masaul tapi gak bisa terus. Kamu telvon ota sekarang deh."
A : "Aduh, aku lagi gak ada pulsa, yaudah aku sms dia."

Selesai itu aku sms ota, tapi ternyata gak ada balesan. Niatnya selesai dari masjid mau langsung isi pulsa buat telvon Ota, tapi gak bawa duit sepeser pun. Sampe akhirnya aku kelupaan menghubungi Ota lagi, karena setelah itu ada rapat DPM.

Sepulang dari sekre DPM, sekitar jam 10 sampai kos, tiba-tiba ibu telvon lagi.

I : "Kamu udah jadi telvon ota ?"
A : "Enggak bu, tadi lupa mau isi pulsa. Ota udah aku sms tapi gak bales."
I : "Kamu tuh jangan kayak gitu ya. Jangan cuma bisa ngurus anak orang di TPA mu itu, tapi ngurus adek sendiri gak bisa." -> dengan nada menasehati
A : "Hai, gomenneee." (Iya, maaf)
I : "Ibu itu sekarang sibuk, bapak juga sibuk. Pas kamu kecil dulu, bapak sama ibu gak sesibuk sekarang, masih punya banyak waktu buat kamu sama masaul. Kamu sekarang juga harus bagi waktu sama Ota."
A : "Iya hehe besok aku telvon Ota."

Pembicaraan ditevon, akhirnya berujung dengan keputusan aku bakal balik akhir bulan ini. Berhubung ada pernikahan sepupu juga, sekalian nengokin Ota. Just wanna see that he is doing good there.

Jadi keinget pembicaraan aku ditelvon sama Ota beberapa saat lalu. Ini aku capture dari postingan di tumblr aku.


Memang dulu ketika aku seusia Ota, kondisi bapak sama ibu gak sesibuk sekarang. Lagipula dari kecil sampe gede kan bareng masaul terus, jadi we spent times together. Kadang berangkat pulang sekolah pun bareng, jadinya kalopun bapak ibu gak ada di rumah, gak terlalu kerasa. Kalo sekarang beda. Apalagi aku sama masaul kuliah di bandung, pulang kerumah pas liburan doang. 

Jleb juga sih rasanya waktu ibu bilang "Kamu tuh jangan kayak gitu ya. Jangan cuma bisa ngurus anak orang di TPA mu itu, tapi ngurus adek sendiri gak bisa." Hehe, jadi ngerasa bersalah gitu sama Ota. Iya sih, aku sekarang jarang telvonan sama Ota. Jadi gak tau perkembangan Ota sekarang gimana, apalagi Ota sekarang lagi memasuki masa puber. Pastinya, dia butuh banyak bimbingan dan perhatian. Okay, semoga aja, akhir bulan ini bener-bener bisa pulang.


ini foto tahun 2011 atau 2012, pas Ota balik ke Indonesia. Di pesawat pun da belajar haha
ini taun 2010, pas aku sama masaul pulang ke Indonesia. Ota mewek


Ini foto Ota favorit aku. He looks so cute

Daaan ini Ota sekarang, tinggi sekali memang. Aku jadi paling pendek :(


Oiys, sebenernya bagaimanapun, we (me and masaul) really love you ta :) you have to know that :)
 I MISS YOU MAS OTA :)


Sunday, April 07, 2013

Minggu

Hari Minggu ini masih sibuk belajar buat UTS besok pagi. Tambah lagi harus presentasi ulang salah satu mata kuliah, ah mau di koding macam apa lagi ini tugas -_-
Siang-siang ke sekre DPM (rumah kesekianku), kalo hari Minggu gini pasti sepi, mana mendung sudah mulai menggelayut. Kayaknya bakal ujan gede lagi ini. Dan tepat seperti dugaan saya, hujan pun langsung turun dengan derasnya. Cuaca dayeuhkolot memang sedang tidak bersahabat akhir-akhir ini. Persis, seperti soal-soal UTS yang susah diajak kompromi. Untung saja hati masih bersahabat *eh

ini hujan deres banget, tapi gak keliatan ya ?

Sedikit selingan, anak-anak KAMMI Edu sekarang udah bukan saya lagi yang rutin datang. Tapi masih sering kesana sih, karena gak ketemu mereka beberapa hari itu rasanya kangeeen. Mereka masih attractive dan cerewet. Ada beberapa anak yang jarang dateng, Insya Allah selesai ujian mau jemputin mereka satu persatu lagi biar pada dateng. 

Sekarang disana ada Teh Teti yang rutin ngajar, jadi saya usulkan ke pengurus yang sekarang untuk melakukan ekspansi :)) Kemaren udah survei ke kawasan radio palasari. Tempat bapak-bapak kenaan saya pas lomba antar TPA kemaren. Super sekali memang, beliau mengajar di 2 tempat TPA bersama istrinya. Karena itu saya sarankan buat kita ekspansi kesana, biar bisa bantu-bantu. Anak-anaknya disanapu lucu, pintar dan pastinya menggemaskan!

ini penampakan beberapa anaknya

Saturday, April 06, 2013

SEKILAS

Kehidupan akhir-akhir ini cenderung ada di fase biasa-biasa saja. Entah apa karena memang sudah terbiasa dengan keadaan atau memang ada kesibukan yang memang hilang. Sepertinya memang ada aktivitas yang mengendur, yang semangat dan rutiitasnya tidak seperti dulu agi. Haha apapun itu, it changes me.

Semakin kesini masaul juga semakin susah ditemuin. Tapi kalo quality time masih ada sih. Kemaren sempet nonton G.I. JOE : Retaliation. Tapi ya itu pun nyuri-nyuri waktu. Aku harus mau ditinggal 2 jam di TSM (Trans Studio Mall) buat nungguin masaul yang lagi syuro atau rapat. Akhirnya aku nunggu d j.co. 2 jam saya menunggu, alhamdulillah bawa zyrex, jadi waktu tidak terbuang percuma :)


Oiya, pengen cerita tentang Ota. My lovely little brother ini, yang emang udah gak little lagi haha kini sudah berkembang biak. Jadi sadar, belom pernah cerita tentang Ota semenjak doi pulang dari Jepang. Sekarang udah sekitar 9 bulan dia tinggal di Indonesia, awalnya susah untuk kembali ke kehidupan yang 180 derajat berbeda dengan Jepang, but he's trying his best, I guess. Dari awal yang gak bisa nyeberang jalan senciri, gak tau cara jajan di kantin, gak tau cara bergahol ala anak-anak sekitar sana, sampe gak au jenis-jenis acara tv di Indonesia, sekarang dia udah bisa mengatasi. Yeah, proud of him *prok prok prok*

Sampe akhirnya, sesuatu yang pernah terjadi, akhirnya terjadi lagi. Dulu pas kelas 5 atau 6 di Jepang sono, tangan dia sempat retak pas pemanasan pertandingan bola. Yang akhirnya harus di gips selama beberapa bulan. Dan entah aku juga kurang tau alesan detailnya, tangannya terluka lagi sekarang. Cerita dari ibu sih pas maen bola juga ceritanya. Tapi yang sekarang gak sampe retak, cuma geser. Tapi tetep aja harus di gips. Ini foto-foto ota yang sempat dikirim bapak beberapa saat lalu.


Get well soon ota kun :)

Thursday, March 28, 2013

#15TahunKAMMI

"Jangan pernah lupa dimana kita dibesarkan"
Ucapan itu pas sekali untuk saya
Saya yang dulu tidak tau apa-apa dan bukan siapa-siapa, kini sudah banyak belajar
Tentang cita-cita mulia, perjuangan dan segala macamnya

2,5 tahun lalu, Allah memperkenalkan saya pada KAMMI
melalui takdir yang biasa saja, mengalir tapi bermakna
Allah membukakan jalan yang tidak pernah saya sadari



Terimakasih KAMMI
Selamat milad ke 15
Bersama semangat perjuanganmu aku berkembang
Terus nyalakan semangat perjuangan
untuk Islam, untuk Indonesa


Wednesday, March 06, 2013

Maret

It's been a long time, hampir 4 bulan gak ngepost. Bukan karena gak ada inspirasi atau cerita-cerita sampah yang bisa diceritain. Banyak sekali malah. Apalagi mulai akhir tahun lalu, banyak masa-masa sulit yang membuat 'naik turun' nya hidup jadi lebih terasa. 

Banyak hal baru yang aku alami, yang mungkin saja sedikit banyak sudah membuat perubahan ada pola berfikirku. Tapi tak banyak yang berubah dalam hidup, kadang sedikit membaik, kadang sedikit memburuk. Bahkan taun ini, aku lupa membuat resolusi. Sebagai pembelaan, aku pake istilah 'lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali', resolusi pun tersusun sudah, meski terlambat.

Sekarang udah hampir pertengahan semester 6, bentar lagi UTS. Tingkat (hampir) akhir, kuliah banyak yang kosong. Mungkin kita dituntut untuk bisa belajar sendiri. Yeah, sometimes it works. Tapi makin banyak yang kosong, ada dampak positif negatifnya juga. Positifnya, I have more time to do my stuff, nulis, baca buku dan ngerjain project diluar kuliah yang penat. Negatifnya, sering banget muncul pertanyaan gak jelas yang mempertanyakan tentang masa depan dan jalan yang aku ambil sekarang. Kadang bisa membuat semangat 45, kadang bisa membuat down banget, kayak ngerasa udah salah milih jalan hidup. Haha, beginilah manusia !

Oke, apapun itu, sebagai manusia kapasitasku hanya melakukan yang terbaik. Masalah hasilnya, biarlah itu menjadi rahasia Allah. Semoga taun ini menjadi lebih produktif dan mimpi-mimpi yang belum terealisasi dapat  terealisasi.

Friday, November 02, 2012

Life is Better if You Are Stronger

Hari ini terasa sedikit melelahkan. Dengan berbagai aktivitas yang menguras waktu. Sampai akhirnya malam ini, alu bisa dengan tenang duduk didepan laptop. Meskipun masih ada tugas yang menunggu, tapi setidaknya tidak separah kemaren. Sekarang aku masih bisa sedikit santai dan membaca ulang beberapa posting di tumblr (red : tempat sampah keduaku). Lalu akhirnya, diantara postingan yang aku baca, aku menemukan ini



Saya sudah agak lupa juga kapan aku posting tulisan ini. Tapi membacanya lagi, cukup membuat semangatku bangkit lagi dan memberikan semacam kekuatan baru. Dan sekali lagi doa terakhir untuk malam ini :

Tuhan Yang Maha Baik. Kumohon jagalah hati ini. Jangan biarkan imannya merosot begitu dalam.

Wednesday, October 24, 2012

SEMANGAT UJI :)


Ya, begitulah. Kondisi badan sedang susah ditebak. Tau-tau ngedrop sendiri. Tau-tau tepar. Tau-tau sakit kepala. Tapi ya beginilah. Life must go on. Amanah tetap meminta pertanggungjawaban. Sakit pun seharusnya bukan menjadi sebuah alasan. 

Hari senin kemaren, anak-anak KAMMI Edu (adek2 TPA) yang menjadi 'korban' kondisi saya ini. Karena kepala saya benar-benar tidak bisa diajak kompromi, akhirnya mereka saya liburkan hari senin lalu. Beberapa jam awal setelah meliburkan mereka, saya masih merasa tindakan saya benar. Tapi malamnya, saya mulai berfikir dan merasakan bahwa saya telah membuat sebuah keputusan salah.

Pagi hari ketika kondisi saya sudah membaik, saya membuka fb dan menemukan status ini


Sepertinya ada yang datang ke KAMMI Edu hari itu, dan pastinya adek2nya juga datang. Campur aduk perasaan saya ketika membaca status itu. Harusnya saya berusaha mencarikan pengganti, bukan malah meliburkan. Harusnya saya menyadari, 1 hari tak mengaji maka akan banyak ilmu yang terbuang. Harusnya saya tak mendahulukan kepentingan saya. Harusnya saya bisa sedikit lebih kuat menahan sakit dan tetap mengajar saat itu.

Tapi mau bagaimana lagi. Semua sudah berlalu. Dan akhirnya selama 3 hari ini saya harus membayar kecerobohan saya. Semoga saja, saya bisa lebih adil pada diri sendiri, jadi badan ini bisa terus diajak berkompromi :)



Sebuah Percakapan Ba'da Isya

Akhirnya, sebuah percakapan semacam ini terjadi lagi. Antara aku dan bapak, malam ini setelah aku pulang dari kampus dan iseng-iseng sms

"ibu, bapak, besok bangunin aku sahur ya :)"

Mungkin hati kecil ibu saya terketuk mendapat sms dari anaknya yang dikiranya akan sahur sendirian esok pagi hehe. Langsung saja ibu telvon dan dengan serentetan pertanyaan, sahur apa, sama siapa, udah beli makanan belom dan segala jenis pertanyaan yang sepertinya efek dari kekhawatiran.

Tapi bukan itu intinya hehe. Selepas mengobrol ringan dengan ibu, saya terlibat pembicaraan serius dengan bapak. Mungkin seperti inilah cuplikan obrolan saya dengan bapak


A : Bapak aku mau nanya deh
B : Apa ?
A : Bapak, aku sebenernya bener gak sih kayak gini ?
B : Gimana ?
A : Aku kan kuliah, tapi aku aktif juga di organisasi. Ya kasarnya, sebut saja aku tuh A*K. Bapak taulah maksudku. Tapi aku tuh takut sama akademisku. Alhamdulillah sih IPK aman, tapi kemampuanku gak kayak temenku lain yang konsentrasi ke akademis.
B : Itu yang jarus dikoreksi. Harusnya orang yang sibuk tuh yang lebih berhasil.
A : Iya, tapi temen2ku sibuk juga, cuma mereka fokusnya beda, lebih ke akademis. Bahkan disini beritanya kebanyakan A*K prestasi akademisnya gak bagus2 amat. Meskipun ada juga orang-orang yang cemerlang, yang bisa bagus di dua-duanya.
B : Ya, kamu jangan mau jadi bagian dari kebanyakan dong. Udah tau yang kebanyakan kayak gitu.
A : Iya, bener juga sih. Tapi..
B : Makanya kamu harus bisa buktiin. Kalimatmu tadi tuh dikoreksi. Orang sibuk tuh harusnya yang lebih cemerlang. Kalo kamu ngerasa udah sibuk, tapi akademis gak bagus juga, itu pasti ada yang salah. Kamu harus bisa benerin.
A : Iya bapak, aku ngerti :') Tapi bapak setuju kan dengan aku sekarang ?  Aku masih suka belajar banyak hal di luar bangku kuliahku. Bapak setuju kan dengan jalan yang aku ambil ?
B : Iya, gak apa2 lah, setuju kok, tapi kamu harus bisa buktikan itu tadi.
A : Ya, Insya Allah :)

Dan setelah obrolan itu, saya seperti mendapat semangat baru. Saya tau apa yang harus saya lakukan. Dan pilihan itu ada di tangan saya, mau jadi seperti apakah saya esok hari.

Bapak, terimakasih :')
Aku sering lupa jika aku mempunyai orang untuk tempat bersandar yang cukup kuat. Aku punya orang yang selalu menerimaku dalam kondisi apapun. Orang yang mengajariku bagaimana aku harus melangkah. Orang yang mengajariku untuk tetap berani dan tegar. Ya Allah, terimakasih telah menghadirkan bapak dihidupku :)

Bapak, juara satu seluruh dunia :)

Tuesday, October 09, 2012

Cinta dan K**M*


Kali ini memang tentang cinta
cinta yang tumbuh pelan-pelan tanpa aku sadari
cinta yang menyelinap hangat di sela rongga hatiku
memberikan sesuatu yang sejujurnya,
belum pernah aku rasakan sebelumnya

Cinta ini benar-benar menuntut akan sebuah totalitas
membutuhkan pengorbanan yang besar
menguras perasaan
membuatku tak lagi bisa mengenali diriku

Kadang rasa ini membuatku melambung begitu tinggi
merasakan bahagia yang tak terkira
tapi kadang membuatku hancur berkeping-keping
merasakan duka yang begitu mendalam

memang benar adanya
kehidupan tak pernah ada pada titik yang sama
mungkin kini aku dan kamu harus merasakan perubahan titik itu
cinta kita diuji
apakah kesetiaan ataukah mundur pelan-pelan

mungkin kita bukanlah siapa-siapa
kita hanya pemilik cinta yang tak pernah tau awalnya
kita hanya mengikuti alurnya tanpa bisa menolak
karena kita sama-sama tak tau bagaimana membuang cinta itu

sekarang kita terjebak dalam cinta yang sama
berteman dengan pengorbanan, perasaan dan perjuangan

kau,teman seperjuangan
mari kita jaga cinta ini
karena aku tak tau harus bagaimana lagi
kita bungkus rapat dengan iman
hingga akhirnya bisa kita wariskan

maaf jika terkadang aku tak ada di sela-sela lelahmu
maaf jika terkadang ada ucapanku yang menyakiti
maaf jika terkadang aku tak tau bagaimana harus bersikap
maaf jika terkadang aku terlalu asik dengan duniaku
maaf jika terkadang aku melupakan amanahku

kita ada untuk saling melengkapi
tak ada yang perlu kita takutkan
kita berada dalam satu ikatan
dan Allah bersama kita
jadi bukankah kita tak perlu takut pada siapapun dan apapun ?

Saturday, August 25, 2012

I do Really Miss Them


Anak-anak diatas adalah beberapa malaikat kecil saya di bandung. Mereka yang sering membuat saya kesal, capek, bahagia, sedih dan segala macam perasaan yang lain. Tapi mereka juga yang membuat saya luluh hanya dengan sebuah panggilan. Membuat saya tenggalam kembali dalam kenangan masa kecil saya. 


Friday, August 24, 2012

REUNI - Aku, Kamu dan Jalan Hidup Kita

Dahulu, kita menghabiskan waktu bersama. Menjalani hari demi hari, dalam 3 tahun yang begitu cepat berlalu. Dalam pertengkaran, tawa, canda, suka dan duka. Kita habiskan waktu kita sebagai remaja labil. Yang tanpa kita sadari, semua itu akan menjadi suatu yang akan kita kenang suatu saat nanti. Dan kini, kita menjadi saksi bagaimana kenangan itu benar-benar ada.

Dalam beberapa jam yang singkat. Kita 'mencoba kembali' untuk mengenal. Menghilangkan canggung dan kaku yang terbangun menutupi tembok-tembok jarak yang mulai terbentuk semenjak kita tak pernah memakai putih-biru dongker lagi. Lalu kita mulai berkisah. Bukan lagi tentang hidup yang unyu-unyu. Ini memang tentang jalan hidup kita yang memang (sudah) berbeda.

Sungguh sudah banyak yang berubah. Aku dan kamu sudah tumbuh dewasa. Sudah tak ada lagi senyum malu-malu. Pembicaraan pun sudah tak lagi sama. Kita sekarang harus memikirkan masa depan. Kita harus memikirkan bagaimana menaklukan hidup kita masing-masing.

Apapun yang kita lakukan sekarang dan dimanapun kita berada, tulus kuharap keberhasilan di jalan kita masing-masing, Untuk yang masih mengejar impiannya, semoga Tuhan melancarkan jalanmu. Untuk yang belom  tercapai mimpinya, tenang saja, bukankah Tuhan yang lebih tau apa yang terbaik untuk hidupmu ? :)

Selamat berjuang kawan. Sampai bertemu di tahun-tahun berikutnya. Tentunya pada sebuah pertemuan indah dimana kita bisa kembali berbagi tentang perjalanan hidup kita.

-Memori Buka Bersama SMP-

Thursday, May 31, 2012

Meraba Kenangan

meguro dori, jalanan di tepat di depan mansion (apartemen) di meguro, Tokyo


Siang ini hujan turun
Lalu tiba-tiba rasanya 
Aku mencium bau meguro dori
Ah ternyata ada kemiripan antara keduanya
Rasanya hampir mirip seperti ini
Suara hujan
Suara gesekan daun
Suara kendaraan
Hawa dingin

Hingga kenangan itu kembali muncul
Sebuah rindu kembali menganga
Dan sebuah harapan kembali berkembang
Dalam 8000 km yang berbeda
Aku hanya bisa meraba kenangan


07-05-2012
Serambi MSU 
Ba'da dzuhur

antara Tokyo dan Bandung, 2 kota penuh kenangan :)

Tuesday, April 24, 2012

Doing "something" Stupid

Ini terjadi Hari Sabtu lalu, pas momen hari kartini. Mungkin karena tertular semangat Kartini, makanya saya jadi out of control, benar-benar diluar kendali. Saya kurang bisa mempertimbangkan hal-hal yang ada di sekitar kita, dan akhirnya saya terjebak dalam sifat kekanak-kanakan saya, suka meledak-ledak. Duh, ini nih yang sebenarnya pengen saya hindari.

Kalo kata masaul, "Yaudah sih, yang penting besok-besok jangan kayak gitu lagi.". Selalu saja, sesimple itu saran yang diberi masaul, tapi memang bener juga sih hehe.

Oke, sekarang saatnya berjuang mencapai target-target yang sudah tersusun. Semoga mimpi besar saya di tahun 2012 ini bisa terwujud :) Amiiin

Tetap Semangaaaaaaaatttt !!

Antara Jepang dan ** 2

"Mungkin karena hidup adalah sebuah pilihan, maka ketika ada 2 hal di depan mata, yang tidak bisa dua-duanya digenggam bersamaan, maka mau tak mau kita harus bisa MEMILIH"

It's really happens to me :) harus benar-benar MEMILIH
ceritanya sebenarnya udah dari beberapa bulan lalu. Berhubung masa kerja ayah saya di Jepang hanya sampai tahun ini, jadi saya diberi kesempatan sama orang tua buat ke Jepang sekali lagi di tahun ini dengan batas sampe bulan Mei. Intinya sih biar bisa kumpul sekeluarga lagi di Jepang. Dan sekitar sebelum UTS saya sudah memutuskan untuk berangkat sebelum UAS, sekitar awal Mei ataupun akhir Mei. Tapi kenyataan berkata lain. Ada ** 2 (maaf disensor hehe :D) sekitar sebelum UAS juga, maka akhirnya saya memutuskan berangkat ke Jepang awal Mei biar sebelum UAS bisa ikut ** 2.

Rencana sudah tersusun, saya berencana mengabarkan itu ke orang tua setelah UTS. Namun lagi-lagi kenyataan berkata lain :'( Hasil UTS saya tidak kurang memuaskan, bahkan bisa dibilang cukup kritis kalo UAS dan tugas besar saya sampe terbengkalai. Hingga akhirnya saya harus memutar otak dan sampailah pada kesimpulan, saya harus memilih salah satu, antara ** 2 dan berangkat ke Jepang. Karena kalo sampe saya nekat mengambil keduanya, maka akademik saya adalah taruhannya. Jujur saja saya tidak rela.

Awalnya bingung mempertimbangkan keduanya. Sebenarnya saya lebih ingin kembali ke Jepang. Saya rindu menghirup udara disana, saya rindu pada tempat-tempat yang biasa saya kunjungi, saya rindu pada keseharian yang teratur, saya rindu pada orang-orang yang ramah, saya rindu jalan-jalan ke koen malam-malam, saya rindu menikmati waktu bersepeda saya bersama siput (sepeda saya di Jepang), saya rindu musim semi, panas, gugur dan dingin, saya rindu pada keseharian saya di Jepang. Tapi akhirnya saya tercetus,

 saya harus memikirkan apa yang saya BUTUHKAN dan apa yang saya INGINKAN  Sometimes something what you want is not really what you needed.


Dari situlah saya memahami, mungkin inilah yang saya butuhkan. Saya harus ** 2, apalagi sudah terlanjur ada janji-janji yang saya buat :') Bismillah, semoga saja keputusan yang saya ambil ini tepat.

Jika ditanya apakah saya sedih ? Jawabannya pasti saja iya. Apalagi pas ditanya sama ibu apakah saya yakin dengan keputusan yang syaya buat. Insya Allah saya yakin. Semoga saja kerinduan saya pada negeri sakura ini akan tersampaikan suatu hari nanti :)


di koen inilah saya sering menghabiskan waktu sendiri saya




salah satu sahabat 'gila' saya yang masih di Jepang dan masuk list poeple I wanna meet in japan 
miss youu soooo much :'(



sangat pengen dan kangen maen ski 





gambar jualan di jepang, yes right, sangat teratur :)




kangen sepedaan bareng keluarga, tentunya lengkap dengan udara segar khas tokyo



kangen momen ini :( ibu yang selalu gak kuat kalo naik sepeda di jalan nanjak :')



malaikat kecil saya di jepang yang mengajarkan tentang cinta, kebebasan dan mimpi :')


Salam rindu untuk negeri yang telah mengajarkan saya banyak hal :')


Wednesday, April 04, 2012

Don't Give Up Uzi :')

Selamat malam semuanya :) Untuk kesekian kalinya saya menghampiri blog ini dengan membawa 'uneg-uneg'. Membawa 'sesuatu' yang saya harapkan akan berkurang bebannya saat saya berhasil menuliskannya. Dan semoga saja banyak pelajaran yang bisa diambil dari sedikit apa yang saya alaimi ini.

Hari ini saya dilantik, menjadi pengurus di sebuah organisasi. Sebuah organisasi pergerakan dimana kita harus tetap 'bergerak' di dalamnya. Lalu apa yang saya rasakan.
Bahagia ?? Iya.
Sedih ?? Iya.
Lalu mana yang lebih dominan ?? Mungkin sedih.

Ya, mungkin rasa sedih itu yang lebih dominan. Sebuah amanah baru, tanggung jawab baru, target baru, mimpi baru yang sayangnya tidak diiringi dengan semangat yang baru. Begitulah jadinya. Yang akhirnya membuat saya untuk kesekian kalinya menangis di hadapan orang-orang. Lagi-lagi saya menjadi begitu cengeng. Ah, entah sejak kapan saya menjadi selembek ini.

Mungkin cerita ini terlalu bertele-tele, tidak jelas kemana arahnya. Tapi memang begitulah adanya, saya tak tau harus menyelesaikan dengan cara seperti apa. Jujur saya sudah mencoba berbicara pada diri sendiri. "Uzi, just do it and enjoy it. Kan memang seperti ini alur hidup. Kamu harus ditempa. Agar menjadi lebih kuat." Namun pada akhirnya, NIHIL. Hanya bertahan beberapa saat. Mungkin saya sudah mencapai batas atau mungkin ini sebenarnya bukanlah jalan yang sesuai dengan porsi perjuangan saya ?? Ya Tuhan jauhkan semua fikiran itu.

Orang bilang saya pesimis, orang bilang saya sudah takut lebih dulu sebelum melangkah dan mungkin saja orang bilang saya banyak menuntut ini itu. Sejujurnya saya takut, ketika apa yang terjadi di depan sana sama seperti apa yang pernah saya alami. Meskipun saya tau, bagaimana harga dari sebuah perjuangan di jalan ini.

Mungkin ini salahku. Salahku tak mampu menjaga imanku. Salahku yang mulai lupa dengan  modal perjuangan ini. Salahku yang masih berkutat dengan bagaimana menyelamatkan diri dari hedonisme kampus. Salahku yang belum bisa menanamkan ikrar dalam hati. Salahku yang masih cengeng, lembek dan bodoh. Salahku yang hanya bisa sampai pada tahap seperti ini.