Sunday, April 07, 2013

Minggu

Hari Minggu ini masih sibuk belajar buat UTS besok pagi. Tambah lagi harus presentasi ulang salah satu mata kuliah, ah mau di koding macam apa lagi ini tugas -_-
Siang-siang ke sekre DPM (rumah kesekianku), kalo hari Minggu gini pasti sepi, mana mendung sudah mulai menggelayut. Kayaknya bakal ujan gede lagi ini. Dan tepat seperti dugaan saya, hujan pun langsung turun dengan derasnya. Cuaca dayeuhkolot memang sedang tidak bersahabat akhir-akhir ini. Persis, seperti soal-soal UTS yang susah diajak kompromi. Untung saja hati masih bersahabat *eh

ini hujan deres banget, tapi gak keliatan ya ?

Sedikit selingan, anak-anak KAMMI Edu sekarang udah bukan saya lagi yang rutin datang. Tapi masih sering kesana sih, karena gak ketemu mereka beberapa hari itu rasanya kangeeen. Mereka masih attractive dan cerewet. Ada beberapa anak yang jarang dateng, Insya Allah selesai ujian mau jemputin mereka satu persatu lagi biar pada dateng. 

Sekarang disana ada Teh Teti yang rutin ngajar, jadi saya usulkan ke pengurus yang sekarang untuk melakukan ekspansi :)) Kemaren udah survei ke kawasan radio palasari. Tempat bapak-bapak kenaan saya pas lomba antar TPA kemaren. Super sekali memang, beliau mengajar di 2 tempat TPA bersama istrinya. Karena itu saya sarankan buat kita ekspansi kesana, biar bisa bantu-bantu. Anak-anaknya disanapu lucu, pintar dan pastinya menggemaskan!

ini penampakan beberapa anaknya

Saturday, April 06, 2013

SEKILAS

Kehidupan akhir-akhir ini cenderung ada di fase biasa-biasa saja. Entah apa karena memang sudah terbiasa dengan keadaan atau memang ada kesibukan yang memang hilang. Sepertinya memang ada aktivitas yang mengendur, yang semangat dan rutiitasnya tidak seperti dulu agi. Haha apapun itu, it changes me.

Semakin kesini masaul juga semakin susah ditemuin. Tapi kalo quality time masih ada sih. Kemaren sempet nonton G.I. JOE : Retaliation. Tapi ya itu pun nyuri-nyuri waktu. Aku harus mau ditinggal 2 jam di TSM (Trans Studio Mall) buat nungguin masaul yang lagi syuro atau rapat. Akhirnya aku nunggu d j.co. 2 jam saya menunggu, alhamdulillah bawa zyrex, jadi waktu tidak terbuang percuma :)


Oiya, pengen cerita tentang Ota. My lovely little brother ini, yang emang udah gak little lagi haha kini sudah berkembang biak. Jadi sadar, belom pernah cerita tentang Ota semenjak doi pulang dari Jepang. Sekarang udah sekitar 9 bulan dia tinggal di Indonesia, awalnya susah untuk kembali ke kehidupan yang 180 derajat berbeda dengan Jepang, but he's trying his best, I guess. Dari awal yang gak bisa nyeberang jalan senciri, gak tau cara jajan di kantin, gak tau cara bergahol ala anak-anak sekitar sana, sampe gak au jenis-jenis acara tv di Indonesia, sekarang dia udah bisa mengatasi. Yeah, proud of him *prok prok prok*

Sampe akhirnya, sesuatu yang pernah terjadi, akhirnya terjadi lagi. Dulu pas kelas 5 atau 6 di Jepang sono, tangan dia sempat retak pas pemanasan pertandingan bola. Yang akhirnya harus di gips selama beberapa bulan. Dan entah aku juga kurang tau alesan detailnya, tangannya terluka lagi sekarang. Cerita dari ibu sih pas maen bola juga ceritanya. Tapi yang sekarang gak sampe retak, cuma geser. Tapi tetep aja harus di gips. Ini foto-foto ota yang sempat dikirim bapak beberapa saat lalu.


Get well soon ota kun :)

Thursday, March 28, 2013

#15TahunKAMMI

"Jangan pernah lupa dimana kita dibesarkan"
Ucapan itu pas sekali untuk saya
Saya yang dulu tidak tau apa-apa dan bukan siapa-siapa, kini sudah banyak belajar
Tentang cita-cita mulia, perjuangan dan segala macamnya

2,5 tahun lalu, Allah memperkenalkan saya pada KAMMI
melalui takdir yang biasa saja, mengalir tapi bermakna
Allah membukakan jalan yang tidak pernah saya sadari



Terimakasih KAMMI
Selamat milad ke 15
Bersama semangat perjuanganmu aku berkembang
Terus nyalakan semangat perjuangan
untuk Islam, untuk Indonesa


Wednesday, March 06, 2013

Maret

It's been a long time, hampir 4 bulan gak ngepost. Bukan karena gak ada inspirasi atau cerita-cerita sampah yang bisa diceritain. Banyak sekali malah. Apalagi mulai akhir tahun lalu, banyak masa-masa sulit yang membuat 'naik turun' nya hidup jadi lebih terasa. 

Banyak hal baru yang aku alami, yang mungkin saja sedikit banyak sudah membuat perubahan ada pola berfikirku. Tapi tak banyak yang berubah dalam hidup, kadang sedikit membaik, kadang sedikit memburuk. Bahkan taun ini, aku lupa membuat resolusi. Sebagai pembelaan, aku pake istilah 'lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali', resolusi pun tersusun sudah, meski terlambat.

Sekarang udah hampir pertengahan semester 6, bentar lagi UTS. Tingkat (hampir) akhir, kuliah banyak yang kosong. Mungkin kita dituntut untuk bisa belajar sendiri. Yeah, sometimes it works. Tapi makin banyak yang kosong, ada dampak positif negatifnya juga. Positifnya, I have more time to do my stuff, nulis, baca buku dan ngerjain project diluar kuliah yang penat. Negatifnya, sering banget muncul pertanyaan gak jelas yang mempertanyakan tentang masa depan dan jalan yang aku ambil sekarang. Kadang bisa membuat semangat 45, kadang bisa membuat down banget, kayak ngerasa udah salah milih jalan hidup. Haha, beginilah manusia !

Oke, apapun itu, sebagai manusia kapasitasku hanya melakukan yang terbaik. Masalah hasilnya, biarlah itu menjadi rahasia Allah. Semoga taun ini menjadi lebih produktif dan mimpi-mimpi yang belum terealisasi dapat  terealisasi.

Friday, November 02, 2012

Life is Better if You Are Stronger

Hari ini terasa sedikit melelahkan. Dengan berbagai aktivitas yang menguras waktu. Sampai akhirnya malam ini, alu bisa dengan tenang duduk didepan laptop. Meskipun masih ada tugas yang menunggu, tapi setidaknya tidak separah kemaren. Sekarang aku masih bisa sedikit santai dan membaca ulang beberapa posting di tumblr (red : tempat sampah keduaku). Lalu akhirnya, diantara postingan yang aku baca, aku menemukan ini



Saya sudah agak lupa juga kapan aku posting tulisan ini. Tapi membacanya lagi, cukup membuat semangatku bangkit lagi dan memberikan semacam kekuatan baru. Dan sekali lagi doa terakhir untuk malam ini :

Tuhan Yang Maha Baik. Kumohon jagalah hati ini. Jangan biarkan imannya merosot begitu dalam.

Wednesday, October 24, 2012

SEMANGAT UJI :)


Ya, begitulah. Kondisi badan sedang susah ditebak. Tau-tau ngedrop sendiri. Tau-tau tepar. Tau-tau sakit kepala. Tapi ya beginilah. Life must go on. Amanah tetap meminta pertanggungjawaban. Sakit pun seharusnya bukan menjadi sebuah alasan. 

Hari senin kemaren, anak-anak KAMMI Edu (adek2 TPA) yang menjadi 'korban' kondisi saya ini. Karena kepala saya benar-benar tidak bisa diajak kompromi, akhirnya mereka saya liburkan hari senin lalu. Beberapa jam awal setelah meliburkan mereka, saya masih merasa tindakan saya benar. Tapi malamnya, saya mulai berfikir dan merasakan bahwa saya telah membuat sebuah keputusan salah.

Pagi hari ketika kondisi saya sudah membaik, saya membuka fb dan menemukan status ini


Sepertinya ada yang datang ke KAMMI Edu hari itu, dan pastinya adek2nya juga datang. Campur aduk perasaan saya ketika membaca status itu. Harusnya saya berusaha mencarikan pengganti, bukan malah meliburkan. Harusnya saya menyadari, 1 hari tak mengaji maka akan banyak ilmu yang terbuang. Harusnya saya tak mendahulukan kepentingan saya. Harusnya saya bisa sedikit lebih kuat menahan sakit dan tetap mengajar saat itu.

Tapi mau bagaimana lagi. Semua sudah berlalu. Dan akhirnya selama 3 hari ini saya harus membayar kecerobohan saya. Semoga saja, saya bisa lebih adil pada diri sendiri, jadi badan ini bisa terus diajak berkompromi :)



Sebuah Percakapan Ba'da Isya

Akhirnya, sebuah percakapan semacam ini terjadi lagi. Antara aku dan bapak, malam ini setelah aku pulang dari kampus dan iseng-iseng sms

"ibu, bapak, besok bangunin aku sahur ya :)"

Mungkin hati kecil ibu saya terketuk mendapat sms dari anaknya yang dikiranya akan sahur sendirian esok pagi hehe. Langsung saja ibu telvon dan dengan serentetan pertanyaan, sahur apa, sama siapa, udah beli makanan belom dan segala jenis pertanyaan yang sepertinya efek dari kekhawatiran.

Tapi bukan itu intinya hehe. Selepas mengobrol ringan dengan ibu, saya terlibat pembicaraan serius dengan bapak. Mungkin seperti inilah cuplikan obrolan saya dengan bapak


A : Bapak aku mau nanya deh
B : Apa ?
A : Bapak, aku sebenernya bener gak sih kayak gini ?
B : Gimana ?
A : Aku kan kuliah, tapi aku aktif juga di organisasi. Ya kasarnya, sebut saja aku tuh A*K. Bapak taulah maksudku. Tapi aku tuh takut sama akademisku. Alhamdulillah sih IPK aman, tapi kemampuanku gak kayak temenku lain yang konsentrasi ke akademis.
B : Itu yang jarus dikoreksi. Harusnya orang yang sibuk tuh yang lebih berhasil.
A : Iya, tapi temen2ku sibuk juga, cuma mereka fokusnya beda, lebih ke akademis. Bahkan disini beritanya kebanyakan A*K prestasi akademisnya gak bagus2 amat. Meskipun ada juga orang-orang yang cemerlang, yang bisa bagus di dua-duanya.
B : Ya, kamu jangan mau jadi bagian dari kebanyakan dong. Udah tau yang kebanyakan kayak gitu.
A : Iya, bener juga sih. Tapi..
B : Makanya kamu harus bisa buktiin. Kalimatmu tadi tuh dikoreksi. Orang sibuk tuh harusnya yang lebih cemerlang. Kalo kamu ngerasa udah sibuk, tapi akademis gak bagus juga, itu pasti ada yang salah. Kamu harus bisa benerin.
A : Iya bapak, aku ngerti :') Tapi bapak setuju kan dengan aku sekarang ?  Aku masih suka belajar banyak hal di luar bangku kuliahku. Bapak setuju kan dengan jalan yang aku ambil ?
B : Iya, gak apa2 lah, setuju kok, tapi kamu harus bisa buktikan itu tadi.
A : Ya, Insya Allah :)

Dan setelah obrolan itu, saya seperti mendapat semangat baru. Saya tau apa yang harus saya lakukan. Dan pilihan itu ada di tangan saya, mau jadi seperti apakah saya esok hari.

Bapak, terimakasih :')
Aku sering lupa jika aku mempunyai orang untuk tempat bersandar yang cukup kuat. Aku punya orang yang selalu menerimaku dalam kondisi apapun. Orang yang mengajariku bagaimana aku harus melangkah. Orang yang mengajariku untuk tetap berani dan tegar. Ya Allah, terimakasih telah menghadirkan bapak dihidupku :)

Bapak, juara satu seluruh dunia :)

Tuesday, October 09, 2012

Cinta dan K**M*


Kali ini memang tentang cinta
cinta yang tumbuh pelan-pelan tanpa aku sadari
cinta yang menyelinap hangat di sela rongga hatiku
memberikan sesuatu yang sejujurnya,
belum pernah aku rasakan sebelumnya

Cinta ini benar-benar menuntut akan sebuah totalitas
membutuhkan pengorbanan yang besar
menguras perasaan
membuatku tak lagi bisa mengenali diriku

Kadang rasa ini membuatku melambung begitu tinggi
merasakan bahagia yang tak terkira
tapi kadang membuatku hancur berkeping-keping
merasakan duka yang begitu mendalam

memang benar adanya
kehidupan tak pernah ada pada titik yang sama
mungkin kini aku dan kamu harus merasakan perubahan titik itu
cinta kita diuji
apakah kesetiaan ataukah mundur pelan-pelan

mungkin kita bukanlah siapa-siapa
kita hanya pemilik cinta yang tak pernah tau awalnya
kita hanya mengikuti alurnya tanpa bisa menolak
karena kita sama-sama tak tau bagaimana membuang cinta itu

sekarang kita terjebak dalam cinta yang sama
berteman dengan pengorbanan, perasaan dan perjuangan

kau,teman seperjuangan
mari kita jaga cinta ini
karena aku tak tau harus bagaimana lagi
kita bungkus rapat dengan iman
hingga akhirnya bisa kita wariskan

maaf jika terkadang aku tak ada di sela-sela lelahmu
maaf jika terkadang ada ucapanku yang menyakiti
maaf jika terkadang aku tak tau bagaimana harus bersikap
maaf jika terkadang aku terlalu asik dengan duniaku
maaf jika terkadang aku melupakan amanahku

kita ada untuk saling melengkapi
tak ada yang perlu kita takutkan
kita berada dalam satu ikatan
dan Allah bersama kita
jadi bukankah kita tak perlu takut pada siapapun dan apapun ?