Friday, December 11, 2009

buntu

dan malam ini otakku tidak menghasilkan apa-apa..
menyedihkan sekali..

untuk kakakku : GET BETTER SOON !!!

Wednesday, December 09, 2009

akhir-akhir ini

Hanya sedikit merasa bersalah dan tak suka dengan sikapku sendiri. Entah mengapa akhir-akhir ini sering banget brubah pikiran. yah, mud sering gag jelas. Mungkin gag terlalu kliatan, krena perubahannya bukan dalam hitungan hari ataupun jam. Tapi hitungan menit bahkan detik. Ah, menyebalkan memang. Aku sendiri jg ngrasa gag nyaman. Tapi ini masalah perasaan dan emosi. Susah dikendalikan dan diatur.

Kalau ada yang ngerasa, aku minta maaf. Aku tau, aku masih labil dan pemikiranku belum cukup matang untuk mangaur perasaanku sendri. Mohon dimaklumi. Lagipula terkadang perubahan itu juga bukan berasal dari aku sendiri. Kadang ada-ada saja yang membuat semuanya menjadi susah dikendalikan. Tapi aku akui juga semuanya sebenarnya bergantung pada diriku sendiri.

Semoga saja, yaaaa semoga saja ini hanya sementara. Dan semuanya bisa kembali normal. Hahah, sedikit susah memang. hmmm.. Semaksimal dan semampu mungkin akan kucoba.

Oiya, mulai Jumat semesteran. Huhuh.. merasa belum siap. Tapi mau gimana lagi. Menghadapinya adalah ketentuan dan pilihan lain hanyalah menghindarinya dan tumbuh menjadi pengecut. Heheh..
WISH ME LUCK!!!

Monday, December 07, 2009

Hidup dan Kertas

karena hidupku hanya semisal mengisi kisah
dalam sebuah lembaran. Terkadang bingung pun
menyergapku. Tentang bagaimana cara yang benar
dan tepat mengisi kekosongan tiap lembarnya.

Jika saja aku salah. Mungkin aku bisa menghapusnya.
Tapi kertas tetap saja sebuah kertas. Yang akan
menjadi semakin kusam jika tiap hari kutorehkan
kesalahan. Mungkin kertas itupun akan robek.

Ya, seperti itulah hidup. Jika kita melakukan kesalahan,
mungkin kita dapat memperbaikinya. Tapi jika terlalu
sering, maka hidup makin lama akan tak seindah awalnya.

Hanya saja yang berbeda, jika kertas itu robek, maka akan
mudah mencari kertas-kertas yang lain. Tapi jika hidup
ini hancur, semuanya takkan terganti. Karena hidup
hanyalah sekali.

Bulan 12


Suatu waktu di bulan dua belas
tidak, aku tidak sedang bermimpi
hanya saja terkadang aku suka membual
aku senang dengan kenyataan tentang kehidupan ini

Suatu waktu di bulan dua belas
Banyak sekali yang isimewa
hanya saja memperincinya yang tak kusuka
terlalu berbelit untuk dicerna

ah, andai saja aku masih menemukan satu bulan lagi
ya, suatu waktu di bulan tiga belas
tentang sebuah mimpi dan kenyataan yang takkan kubagi
tapi apalah dayaku
bumi telah selesai berevolusi

kukumpulkan sisa waktu
kurangkai hari meskipun dengan ragu
aku mempertaruhkan masa depanku

suatu waktu dibulan dua belas
aku mulai membenci sisa waktuku
dan kumulai tak suka menanti waktu januariku

kadang aku ingin mati dan tenggelam dalam lelap desemberku

MENJADI DEWASA

karena kita sama-sama belum dewasa. kita sama-sama belum
mengenal dunia. Terkadang hanya terlalu sulit untuk
memastkan bahwa segalanya masih berjalan normal.
Bukankah kedewasaan tak diukur dengan umur ?? Ya, memang
tidak. Tapi bukan berarti umur tak menentukan. Umur tetap
saja menjadi sebuah patokan yang tak pasti.

Tapi kedewasaan itu terkadang membingungkan. semakin
diharapkan, semakin terasa jiwa kekanak-kanakkan muncul.
Ah, apakah hidup harus menjadi dewasa ?? Meskipun
jawabannya iya, tidak menjadi dewasa tetaplah menjadi
sebuah pilihan. Karena itu memang tidak salah.

Apakah dewasa adalah sebuah tuntutan ?? Kenapa ??
Bukankah hidup sebuah pilihan, bukan tuntutan ??
Ya, sulit memang jika mencari kedewasaan. Tapi berpura-
pura dewasa kadang menyenangkan juga. Hanya saja akan terasa
benar-banar sakit saat menyadari bahwa kita terjebak dalam
masa kanak-kanak kita.

Saturday, December 05, 2009

Membaca Keadaan




Hanya kadang orang itu mempersulit cinta. Segalanya
yang seharusnya bisa mengalir begitu saja, mereka
permainkan dengan emosi. Bukankah cinta itu sesuatu
yang murni, lalu kenapa harus dikotori ?? Mungkin
cinta yang membara dan penuh dengan sakit hati akan
terasa lebih mempesona. Tapi apakah harus seperti itu ??
Sedangkan untuk meratapi saja begitu membebani dan
menyakiti. Bagys saja jika hanya diri sendiri. Tapi
bagaimana jika tak cukup sampai disitu.

Sebenarnya cinta itu tidak sulit. Hanya kadang kita
terlalu mempersulit. Hidup damai dengan cinta, meskipun
dengan cinta yang tak terlalu membara. Hanya cinta
sederhana. Dan berhati-hatilah jika dengan cinta,
karena cinta terkadang tak sadar jika sudah
menyakiti dan melukai.

ICE SKATING ( belajar adalah sebuah proses )






Hari ini tadi abis tambahan, pas mau makan d Shibuya kepikiran buat ice skating. Yaudah, akhirnya aku ma temen-temen pergi ice skating di Yoyogi. Seru sekali memang, tapi aku tak ingi menceritakan tiap tawa yang kami lewatkan disana. Hanya saja aku mendapat sebuah pelajaran yang tanpa kuduga aku peroleh tadi.

Dari awal sejak jalan pertama kali, aku benar-benar gag bisa. Entah sudah berapa kali aku terjatuh. Dan sempat aku tak ingin lagi untuk mencoba. Sempat aku malu saat terus terjatuh. Tapi entah mengapa tiba-tiba aku berfikir. Bukankah terjatuh itu hal biasa yang harus kita lawan dan hadapi ?? Ya,apakah rasa malu untuk terus belajar membuatku harus berhenti ?? karena fikiran itulah akhirnya aku mau terus dan terus mencoba dengan sebuah keyakinan Pada awalnya aku gag bisa bangun sendiri saat jetuh. Aku masih butuh orang lain untuk membantuku. Namun karena aku sering terjatuh, aku tau bahwa aku harus mampu berdiri sendiri. Aku punya tangan dan kaki yang masih bisa untuk berpijak. Aku akan malu pada diriku sendiri jika masih bergantung pada orang lain.

Akupun bisa mulai berdiri sendiri. Aku mulai senang dengan tawa yang mengiringi sakitku saat kuterjatuh. Tapi dengan begitu aku justru merasa bahwa mereka menertawakanku karena sebenarnya mereka tau bahwa aku bisa. Dan aku tak mau dikasihani. Karena rasa kasihan itulah yang menunjukkan bahwa menurut mereka aku tak bisa.

Setelah terjatuh entah berapa kali. Aku merasa kakiku begitu sakit. Akhirnya akupun meminta bantuan Ayaka, temanku untuk menukar sepatu dengan yang lebih besar. Dan ternyata, aku bisa lebuh nyaman dan setidaknya aku bisa bermain lebih baik :). Aku masih terjatuh, tapi aku sudah mulai terbiasa. Dan ternyata karena terlalu seringnya aku terjatuhlah yang membuatku semakin mudah untuk berdiri sendiri.

Singkatnya, pelajaran yang aku dapat hari ini adalah :
1. Jangan pernah takut untuk mencoba
2. Saat kita terjatuh kita harus bisa bangkit dan tetaplah yakin bahwa kita bisa
3. Berfikirlah positif meskipun berada pada titik terlemah sekalipun
4. Melawan rasa takut dan malu untuk belajar adalah salah satu cara untuk sukses
5. Segalanya membutuhkan proses yang bertahap

Dan malam ini, lutut, telapak tangan, dan pantatku sakit setelah tadi jatuh dengan berbagai gaya dan posisi.. Hahahaha.. tak apalah, karena sakit ini adalah bukti aku telah belajar dan mencoba.

Oh ya, terimakasih untuk teman-teman yang udah membantuku tadi. Menyenangkan. Hanya saja ada yang kurang dan terasa tidak sempurna. Tapi tak apa mungkin ini belum waktunya. Buat temenku yang lagi sembilan bulanan. Omedetou yaaaa.. :D

Thursday, December 03, 2009

Sedikit Cerita

Aku hanya ingin menikmati, sedikit egois memang.
Tenang, aku tau itu dan semoga saja aku tak
melebihi batasku . Kadang aku berharap aku ini
hanya manusia biasa yang tak tau apa-apa .
Bahkan aku berharap aku bisa kemabali ke masa kecilku .
Agar aku tak mengenal dan mengetahui kisah-kisah
seperti ini . Bukannya aku tak suka, hanya saja
terkadang merasa bahwa segalanya tidak pada waktunya